Minggu, 29 Maret 2009

cinta dan waktu


"Cinta dan Waktu"

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggalah berbagai macam benda-benda abstrak; ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.
Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air mulai naik membasahi kaki Cinta.
Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayauh perahu. "Kekayaan..! Kekayaan..! Tolong aku...!" teriak Cinta. "Aduh maaf , Cinta..!" kata Kekayaan. "perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini."
Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya "Kegembiraan" lewat dengan perahunya. "Kegembiraan..! Tolong aku!", teriak Cinta. Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tidak mendengar teriakan Cinta.
Air makin tinggi membasahi Cinta sampai kepinggang dan Cinta semakin panik. Tak lama lewatlah Kecantikan. "Kecantikan!" Bawalah aku bersamamu!, teriak Cinta. Wah Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tidak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku yang indah ini." sahut Kecantikan.
Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia menangis terisak-isak. Saat itu lewatlah kesedihan. " Oh Kesedihan bawalah aku bersamamu,"kata Cinta. " Maaf, Cinta aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja..." Kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta putus asa. Ia merasakan air makin naik dan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara, "Cinta..! Mari cepat naik ke perahuku!" Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkanya.
Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itu, barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang menyelamatkanya itu. Cint segera menanyakanya kepada seorang penduduk tua di pulau itu." Oh, orang tua tadi.?" Dia adalah Waktu" kata orang itu. "Tapi mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku" tanya Cinta heran. "Sebab," kata orang itu, "hanya Waktu lah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu......"
JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG MENCINTAI DAN MENGASIHI KAMU
JANGAN SIASIAKAN CINTA YANG HADIR PADA MU,KARENA CINTA ADALAH SEBUAH KARUNIA DARI ALLOH swt

BOEAT yang penah membuat aq bahagia.....!
"SELAMAT MENAPAKI GERBANG KEHIDUPAN BARU"
SEMOGA MENJADI KELUARGA YANG SAKHINAH,MAWADAH,WARAHMAH
POKOKNYA..... SELALU DIBERI YANG TERBAIK OLEH ALLOH
AAMIIN........

(Yang dengan tulus mendoakanmu)

puisi



Seorang akhwat yang ada dalam doaku…


Rose Inilah goresan pena dari sang ikhwan (ana) yang mendambakan akhwat sholehah, yang bisa bersama untuk mencintai Mu Ya Robbi dan mencintai Muhammad Shalallahu’alaihi wassalam.

Yaa……Rabbi……..

Aku berdoa untuk seorang akhwat yang akan menjadi bagian dari hidupkuSeseorang yang sangat mencintaiMu lebih dari segala sesuatuSeorang yang akan meletakkanku pada posisi di hatinya setelah Engkau dan Muhammad shallahu’alaihiwasalamSeseorang yang hidup bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk-Mu dan orang lainWajah, fisik, status atau harta tidaklah pentingYang terpenting adalah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan EngkauDan berusaha menjadikan sifat-sifat baikMu ada pada pribadinyaDan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidupSehingga hidupnya tidak sia-siaSeseorang yang memiliki hati yang bijak, tidak hanya otak yang cerdasSeseorang yang tidak hanya mencintaiku, tapi juga menghormatikuSeorang yang tidak hanya memujaku, tetapi juga dapat menasehatikuSeseorang yang mencintaiku bukan karena fisikku, hartaku atau statusku tapi karena EngkauSeorang yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasiSeseorang yang membuatku merasa sebagai lelaki shalehah ketika aku berada di sisinyaSeseorang yang bisa menjadi asisten sang nahkoda kapalSeseorang yang bisa menjadi penuntun kenakalan balita yang nakalSeseorang yang bisa menjadi penawar bisaSeseorang yang sabar mengingatkan saat diriku lancang


Ya..Rabbi……

Aku tak meminta seseorang yang sempurnaHingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMuSeseorang yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnyaSeorang yang membutuhkan doaku untuk kehidupannyaSeseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannyaSeseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya lebih hidupAku tidak mengharap dia semulia Fatimah Radhiyallahuanha, tidak setaqwa Aisyah Radhiyallahuanha ,Pun tidak secantik Zainab Radhiyallahuanha, apalagi sekaya Khodijah Radhiyallahuanha.Aku hanya mengharap seorang akhwat akhir zaman,Yang punya cita-cita mengikuti jejak mereka,Membangun keturunan yang sholeh,Membangun peradaban,dan membuat Rasulullah shallahu’alaihiwasalam bangga di akhiratKarena aku sadar aku bukanlahorang yang semulia abu baker Radhiyallahu,Atau setaqwa umar Radhiyallahu, pun setabah Ustman Radhiyallahu,Ataupun sekaya Abdurrahman bin auf Radhiyallahu, setegar zaid RadhiyallahuJuga segagah Ali Radhiyallahu, apalagi setampan usamah Radhiyallahu.Aku hanyalah seorang lelaki akhir zamanyang punya cita - cinta


Ya…..Rabbii …….

Aku juga meminta, Jadikanlah ia sandaran bagikuBuatlah aku menjadi ikhwan yang dapat membuatnya banggaBerikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sepenuh jiwakuBerikanlah sifat yang lembut, sehingga auraku datang dariMuBerikanlah aku tangan sehingga aku mampu berdoa untuknyaBerikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak kebaikan dalam dirinya

Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,Mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saatkokohnya benteng tidak bisa dibangun dalam semalam, namun bisa hancur dalam sedetikKota Baghdad tak dibangun dalam sehari, namun bisa hancur dalam sekejapPerkawinan tak dirajut dalam pertimbangan sesaat, namun bisa saja terberai dalam sesaatPernikahan, bukanlah akhir dari sebuah perjalananTapi awal sebuah langkahKarenanya, jadikanlah kelak pernikahan kami sebagai titianUntuk belajar kesabaran & ridho-Mu, ya RabbiDan bilamana akhirnya kami berdua bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:”Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yangdapat membuat hidupku menjadi sempurna”.Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepatDan Engkau akan membuat segalanya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan….

Astaghfirullah, Wallahu’alam bisshowabDari ikhwan yang membutuhkan ampunan Allah azzawajalla, dan mengharapkan doaku dikabulkanNYA untuk mendapatkan istri yang sholehah.
Sendangbiru, 21 – 06 – 2006
Akhi wwk

Sabtu, 28 Maret 2009

trimkasih....

lamliku....
Trimakasih untuk teman teman yang telah berkenan mengunjung blog baru saya. Anda telam memberikan semangat kepada saya, untuk terus memperbaiki blog sya. Karena blog sya sanga JELEK.....! He he.... af baru belajar.....
Makasih banget........!